Skip to main content

Inikah Akhir Ronaldo di Real Madrid?

Dahlan Dahi

Ronaldo kecewa dengan Real Madrid. Isunya karena soal uang, dukungan suporter, rekan setim, manajemen, dan gaji.

Sumber: TRIBUNnews.com

TRIBUNNEWS.COM – Perhatian publik sedang terarah kepada Cristiano Ronaldo, setelah bintang asal Portugal itu secara blak-blakan mengungkapkan kekecewaannya. Tanpa menjelaskan lebih lanjut kekecewaan tersebut, Ronaldo mengatakan bahwa Real Madrid sudah mengerti apa yang membuat dirinya kecewa.

Sejumlah pihak, salah satunya eks bek Real Madrid, Roberto Carlos, menilai pemain 27 tahun kecewa lantaran kalah bersaing dengan Andres Iniesta untuk menjadi Pemain Terbaik Eropa 2012.

Namun kabar paling kuat untuk menjawab teka-teki kekecewaan pemain termahal di dunia itu adalah lontaran kekecewaannya secara langsung kepada Presiden Real Madrid, Florentino Perez, dan Direktur Olahraga, Jose Angel Sanchez, akhir pekan lalu. Ketika itu Cristiano Ronaldo merasa tidak diterima oleh skuat Los Blancos.

Kabar tersebut pun berkembang hingga muncul beberapa hal yang diduga kuat menyebabkan jebolan Sporting Lisbon itu kecewa berat. Berikut ini adalah beberapa hal yang diduga kuat membuat Ronaldo kecewa:
  • Ronaldo kecewa dengan gajinya yang sebesar 10 juta Euro per tahun. Besaran nominal tersebut setara dengan pemain tak terpakai di Real Madrid, Kaka.
  • Ronaldo merasa tidak mendapat dukungan dari klub, rekan setim, maupun penggemar.
  • Imbasnya, Ronaldo kurang mendapat dukungan dari klub untuk memenangkan penghargaan Pemain Terbaik Eropa 2012. Ronaldo tidak mendapat detail kecil yang klub-klub lain berikan kepada pemain bintang mereka.
  • Kapten tim nasional Portugal tersebut merasa kecewa dengan sistem pemilihan kapten di Real Madrid yang berdasarkan lama waktu mereka di klub.
  • Kekasih Irina Shayk tersebut merasa skuat Real Madrid tidak melihat dirinya sebagai seorang pemimpin di lapangan dan di ruang ganti. Dia merasa skuat Los Blancos tidak menghargai pengorbanan yang dia berikan kepada tim.
  • Eks pujaan Manchester United ini juga merasa penggemar Real Madrid tidak membela dirinya ketika dia dicemooh dan tidak memberi pujian setiap kali dia mencetak gol.
 

Comments

Popular posts from this blog

Haji Indonesia dari Mancanegara

Dahlan Dahi Catatan Wartawan Tribun, Dahlan Dahi, dari Mekkah DIALEK Surabaya-nya sudah luntur setelah lebih 30 tahun bermukim di Singapura. Pria pengusaha ini menikah dengan wanita Palestina dan menetap serta menjadi warga negara Singapura. Bagaimanapun, pengusaha yang bolak-bolak Singapura-Jakarta dan bermitra dengan beberapa pengusaha Malaysia ini masih tetap cinta Indonesia kendati ia berbicara dalam logat Melayu. Di rumah, ia berbicara dalam bahasa Arab, sedangkan dengan rekan-rekan bisnisnya ia bercakap dalam bahasa Melayu dan Inggris. “Indonesia harus bangga karena merebut kemerdekaan dari tangan penjajah,” kata putra veteran asal Surabaya ini. “Singapura tidak bisa menyebut diri ‘memproklamasikan kemerdekaan’ seperti Indonesia. Mereka hanya merayakan ‘hari kebangsaan’,” tambahnya. Singapura “diserahkan” Inggris, sedangkan Indonesia harus berjuang sampai titik darah penghabisan untuk merebut kemerdekaan. Itulah sebabnya mengapa Indonesia setiap tahun merayakan hari ...

Bahasa Indonesia di Raodah

Dahlan Dahi Catatan Wartawan Tribun, Dahlan Dahi, dari Madinah RAODAH adalah sepotong surga di Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi.  Kawasan suci yang tak seberapa luas ini terletak antara mimbar dan makam Nabi Muhammad SAW. Semua jamaah haji maupun umroh selalu berusaha sekuat tenaga untuk masuk ke kawasan Raodah di dalam Masjid Nabawi ini untuk salat maupun berdoa karena diyakini sangat makbul. Tahun 2009 ketika umroh, saya belum melihat ada pengumuman yang dipasang di salah satu sisi Raodah. Sekarang saya melihat pemandangan berbeda. Ada pengumuman yang ditulis di kain putih. Ada lima kain di sana, berarti ada lima pengumuman dalam lima bahasa. Salah satunya adalah bahasa Indonesia. Tiga lainnya tertulis dalam aksara Arab, sedangkan satunya lagi dalam versi bahasa Inggris. Pengumuman tertulis dan tinta merah dan hitam. Di sana tertulis “Saudara Saudara” tanpa tanda hubung (-). Saya tersenyum. Lumayanlah. Walau salah, toh ditulis dalam bah2asa Indonesia. Tidak semua jam...

Roberto Di Matteo Game Over

Dahlan Dahi  Pemilik Chelsea memiliki semuanya kecuali kesabaran. Kekalahan Chelsea atas Juventus di ajang Liga Champions, Kamis dini hari tadi, berakhir dengan pemecatan Pelatih Roberto Di Matteo. Chelsea --klub kaya raya dari Inggris-- harus segera mencari pelatih baru. Juve memang pantas menang 3-0. Pirlo dkk mengendalikan permainan. Selain itu, dan ini yang luar biasa, serangan yang mereka bangun dari sayap dan tusukan-tusukan dari tengah lapangan sangat efisien.   Berita pemecatan Di Matteo di TRIBUNnews.com