Skip to main content

Masalah, Cara, dan Pemimpin

Kadang kita menemui masalah lama. Tak jarang juga masalah baru.



Terkadang masalah lama --terlebih masalah baru-- tidak bisa lagi diselesaikan dengan cara lama.



Banyak penyebabnya. Di antaranya karena perubahan dari satu atau semua faktor-faktor internal dan eksternal.



Untuk bisa menemukan cara yang pas untuk mengatasi masalah, saya yakin, jalan terbaik adalah mendekati masalahnya, mengikuti proses demi proses. Dari sana kita bisa menjumpai masalah lalu mencari solusi yang pas.



Solusi itu berupa cara lama, cara lama dengan modifikasi di sana-sini, atau cara baru sama sekali.



Bila masalahnya baru tentu saja cara mengatasinya pun harus baru.



Masalah dan caranya mengatasi masalah seperti baut dan murnya. Bila baut berubah mur pun harus berubah, ukuran maupun ulirnya.



Satu hal sudah pasti: keterampilan utama semua pemimpin adalah mengatasi masalah.



Bila Anda hanya terampil mengungkapkan masalah tapi tidak menemukan solusi, Anda bukan pemimpin.



Bila keterampilan pilot adalah menyetir pesawat maka keterampilan pemimpin adalah mengatasi masalah.















Dahlan Dahi



dahlandahi.blogspot.com

tribun-timur.com

tribun-medan.com

tribunnews.com

Comments

Popular posts from this blog

Haji Indonesia dari Mancanegara

Dahlan Dahi Catatan Wartawan Tribun, Dahlan Dahi, dari Mekkah DIALEK Surabaya-nya sudah luntur setelah lebih 30 tahun bermukim di Singapura. Pria pengusaha ini menikah dengan wanita Palestina dan menetap serta menjadi warga negara Singapura. Bagaimanapun, pengusaha yang bolak-bolak Singapura-Jakarta dan bermitra dengan beberapa pengusaha Malaysia ini masih tetap cinta Indonesia kendati ia berbicara dalam logat Melayu. Di rumah, ia berbicara dalam bahasa Arab, sedangkan dengan rekan-rekan bisnisnya ia bercakap dalam bahasa Melayu dan Inggris. “Indonesia harus bangga karena merebut kemerdekaan dari tangan penjajah,” kata putra veteran asal Surabaya ini. “Singapura tidak bisa menyebut diri ‘memproklamasikan kemerdekaan’ seperti Indonesia. Mereka hanya merayakan ‘hari kebangsaan’,” tambahnya. Singapura “diserahkan” Inggris, sedangkan Indonesia harus berjuang sampai titik darah penghabisan untuk merebut kemerdekaan. Itulah sebabnya mengapa Indonesia setiap tahun merayakan hari ...

Bahasa Indonesia di Raodah

Dahlan Dahi Catatan Wartawan Tribun, Dahlan Dahi, dari Madinah RAODAH adalah sepotong surga di Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi.  Kawasan suci yang tak seberapa luas ini terletak antara mimbar dan makam Nabi Muhammad SAW. Semua jamaah haji maupun umroh selalu berusaha sekuat tenaga untuk masuk ke kawasan Raodah di dalam Masjid Nabawi ini untuk salat maupun berdoa karena diyakini sangat makbul. Tahun 2009 ketika umroh, saya belum melihat ada pengumuman yang dipasang di salah satu sisi Raodah. Sekarang saya melihat pemandangan berbeda. Ada pengumuman yang ditulis di kain putih. Ada lima kain di sana, berarti ada lima pengumuman dalam lima bahasa. Salah satunya adalah bahasa Indonesia. Tiga lainnya tertulis dalam aksara Arab, sedangkan satunya lagi dalam versi bahasa Inggris. Pengumuman tertulis dan tinta merah dan hitam. Di sana tertulis “Saudara Saudara” tanpa tanda hubung (-). Saya tersenyum. Lumayanlah. Walau salah, toh ditulis dalam bah2asa Indonesia. Tidak semua jam...

Roberto Di Matteo Game Over

Dahlan Dahi  Pemilik Chelsea memiliki semuanya kecuali kesabaran. Kekalahan Chelsea atas Juventus di ajang Liga Champions, Kamis dini hari tadi, berakhir dengan pemecatan Pelatih Roberto Di Matteo. Chelsea --klub kaya raya dari Inggris-- harus segera mencari pelatih baru. Juve memang pantas menang 3-0. Pirlo dkk mengendalikan permainan. Selain itu, dan ini yang luar biasa, serangan yang mereka bangun dari sayap dan tusukan-tusukan dari tengah lapangan sangat efisien.   Berita pemecatan Di Matteo di TRIBUNnews.com